Wednesday, November 18, 2009

Sajak geografi

Tema: Sungai
Tajuk : Kepentingan Sungai, masalah dan langkah mengatasi
Tajuk Puisi:

"Alur Suci Nadi Kehidupan"

Sungai,
nadi hayat tiada nilai
rantaian hidup zaman berkurun
sumbang akrabmu pada setiap insan,
flora, fauna, mahupun senusantara alam
tiada jemu bosan alir fitrahmu
jemari sirat cambah lembanganmu mengakar sumber.

Sungai,
bakti seumurmu tercatat
mengatasi keperluan domestik
membangun industri rakyat
yang bergantung harap,

Juga menjana lingkaran elektrik hidro
memberi cahaya menyinar ruang hayat
juga , menyubur bumi gersang tandus
pengairanmu menghijau saujana delta
di situ peluh pak tani tertumpah .....syukur

Sungai,
sudah lumrah sejak dahulu
Kau penyampai salam penghubung hasrat
tertunai hajat tersimpul ikatan ekologi alam
Mobiliti pengangkutan mesra ketersampaian
Berfungsi berzaman melawan badai kehidupan


Sungai,
diperut kandungmu, tercambah seribu budi
bermukim jutaan khazanah mewah
Jelawat, keli mahupun haruan
Kelah, patin, toman, udang galah
mesra bermain dalam tebaran jala
juga di mata kail seorang nelayan
rela, redha secebis rezeki kurniaan Ilahi

Sungai,
dari Kinta ke Lembah Kelang
lanar timahmu merevolusi proses urbanisasi
mencetus era industri, melahirkan hirarki petempatan
dari sebuah kampung ,menjadi pekan,menjadi bandar
dari bandar menjadi bandar raya meledakkan metropolis Ipoh dan Kuala Lumpur

Sungai,
walau baktimu melimpah ruah
terusik jua riak alir airmu
angkara durja tangan-tangan liar
melimpah cemar effluen berbisa
dengan populasi tinggi memunah segala
Fitoplankton, Zooplankton, Alga kecewa parah dan pasrah

Hanyutan padat sampah terapung
memualkan hidupan akuatik
juga garam beracun buangan industri dan lelemak menggapai ruang
yang pasti Sungai Juru , Jejawi, Sepang dan Sungai Kelang
perut kandungmu mengalir onar meracun tragidis.
langkahmu kelu, lesu riakmu kian bisu

Pencemaran leluasa mercuri ngeri
Juga produksi kimia tiada lestari.
salirmu kini dirajai bakteria,patogen
mencalar infeksi pencerna organ
menularkan kolera, virus polio dan hepatitis
yang bisa membinasa enzim, merosak sel homo sapiens
mengundang ajal tanpa ampun tanpa sesal

Ayuh warga dunia!
prihatin akal budimu
tangani berani sumpah pertiwi
sesama semaii sesama jagai
warnai jalur lingkari sungai anugerah yang Esa.......

Sungai,
sewajarnya tebing bibirmu
diwajai bagai aur mencengkam tebing, merawat hakisan
jadilah taman potensi rekreasi
harmonis selamanya, airmu mineral bagiku...
mineral untuk semua, cintailah...... sungai kita
Alur suci nadi kehidupan


Deklamator:

SMK Pendang, 06700 Pendang , Kedah Darul Aman

No comments:

Post a Comment

Post a Comment